Cerita Inspirasi Muslim

Menanam Hikmah Dalam Diri Setiap Muslim

Mengecoh Pengkhianat

Seorang lelaki menitipkan uang kepada sekretaris Hakim lyas r.a. sebelum berangkat melakukan perjalanan. Namun, ketika ia kembali dan hendak mengambil titipannya, sekretaris itu membantah telah menerima titipan tersebut. Lelaki itu merasa tertipu, akhirnya melaporkan kepada atasan sekretaris tersebut, yaitu Hakim lyas r.a.

Laporan tersebut didengar lyas r.a. dengan saksama dan berjanji akan menanganinya dengan segera. la tidak menyangka bawahannya akan berlaku curang dan picik seperti itu. Lalu, ia bertanya kepada orang tersebut, "Apakah engkau memberi tahu sekretarisku bahwa engkau akan menemuiku?"

"Tidak," jawab lelaki itu.

"Apakah engkau sudah memperkarakan masalah ini kepada orang lain?" tanya lyas r.a. kembali.

"Belum," jawabnya lagi.

lyas r.a. kemudian berpesan, "Pergilah sekarang, rahasiakan masalah ini dan kembalilah menemuiku dua hari lagi."

Lelaki itu pun pergi, sementara lyas r.a. memanggil sekretarisnya yang telah menggelapkan harta titipan orang lain seraya berkata, "Telah sampai kepadaku sejumlah besar harta benda dan aku ingin menitipkan kepadamu, apakah kiranya engkau dapat menjaga harta benda itu di rumahmu?"

la menjawab senang, "Tentu, Tuanku,"

Dua hari berlalu, lelaki yang uangnya digelapkan oleh si sekretaris datang kembali menemui lyas r.a. sesuai kesepakatan. lyas r.a. berkata, "Sekarang datanglah kepada sekretarisku dan mintalah uangmu kembali. Jika ia memberikannya, ambillah. Namun, jika ia mangkir, katakanlah kepadanya bahwa kau akan melaporkan masalah itu kepadaku."

Lelaki itu pun segera menemui sekretaris itu dan melakukan apa yang disarankan oleh lyas r.a. la berseru, "Kembalikanlah uangku atau kau akan aku laporkan kepada atasanmu!"

Tanpa perlu menunggu lama, sekretaris itu langsung mengembalikan uangnya tanpa kendala berarti. Lelaki itu pun senang bukan main dan merasa penasaran dengan taktik lyas r.a. yang membuat sekretaris itu mau mengembalikan uangnya.

Ketika ditanya, lyas r.a. menjawab, "Aku telah menawarkan kepadanya titipan harta yang berlimpah dan ia menyanggupinya. la takut perkaranya denganmu akan mengurangi kepercayaanku kepadanya. Maka ia segera mengembalikan uangmu dengan harapan kau tidak melaporkan perkara tersebut kepadaku."

Lelaki itu pun kagum akan kecerdasan Hakim lyas r.a. Sementara itu, sekretaris yang berhati busuk datang menemui lyas r.a. untuk mengambil harta benda yang hendak dititipkan kepadanya. Namun, kedatangannya disambut dengan gertakan atasannya, "Menjauhlah dariku, wahai pengkhianat!"

Followers

Blog Archive