Cerita Inspirasi Muslim

Menanam Hikmah Dalam Diri Setiap Muslim

Makanlah Tidak dan Minumlah Tidak

Isa bin Muhammad Ath-Thumari menuturkan bahwa ia mendengar Abu Umar Muhammad bin Yusuf Al-Qadhi mengatakan bahwa ayahnya menderita sakit selama berbulan-bulan.

Suatu malam ia terbangun, lalu membangunkan saudara-saudaranya seraya berkata, "Aku baru saja bermimpi seakan-akan ada orang yang berkata, 'Minumlah tidak dan makanlah tidak!'"

la tidak tahu tafsiran mimpi itu, begitu pula saudara-saudaranya. Mereka sangat berharap mimpi tersebut adalah sebuah petunjuk atas kesembuhan ayahnya.

Kemudian mereka menemui Abu Ali Al-Khayyath, seorang laki-laki yang ahli dalam menafsirkan mimpi dan tinggal di dekat pintu gerbang kota. Mereka pun menceritakan perihal mimpi tersebut.

Abu Ali menjawab, "Aku tidak tahu penafsirannya. Akan tetapi, setiap malam aku membaca setengah Al-Qur'an. Berilah waktu, aku akan menghayati bacaan ayat-ayat hingga dapat memikirkan jalan keluarnya."

Pada hari berikutnya, Abu Ali Al-Khayyath datang menemui mereka seraya berkata, "Aku membaca Al-Qur'an dan ketika sampai pada ayat, 'Tidak di timur dan tidak puta di barat' (QS An-Nur [24]: 35). Ayat ini menerangkan tentang perumpamaan cahaya Allah, seperti sebuah lubang yang tak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu dalam kaca, seolah bagaikan bintang bercahaya. la seperti mutiara yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat. Lalu, aku memperhatikan kata 'tidak' yang berulang-ulang di dalamnya. Oleh karena itu, berilah ia minum minyak zaitun dan berilah ia makan minyak."

Mereka pun melaksanakan sarannya, dan benar, dengan izin Allah SWT, ayahnya sembuh melalui ikhtiar (jalan usaha) tersebut.

Followers

Blog Archive