Cerita Inspirasi Muslim

Menanam Hikmah Dalam Diri Setiap Muslim

Alasan Pembebasan

Abdul Malik bin Umair r.a. menuturkan bahwa Ziyad r.a. menangkap seorang lelaki Khawarij, tetapi lelaki itu melarikan diri. Kemudian ia menangkap pamannya seraya mengancam, "Apabila engkau tidak dapat mendatangkan kemenakanmu itu, aku akan memenggal lehermu!"

Paman lelaki itu menjawab, "Bagaimana jika engkau diberi surat keputusan dari Amirul Mukminin agar membebaskanku, apakah engkau akan membiarkanku pergi?"

"Tentu," jawab Ziyad r.a. pasti.

Lalu, ia berkata, "Aku membawa keputusan dari Allah Yang Maha mulia dan Maha Pengasih, dengan memberi dua saksi, Nabi Ibrahim a.s. dan Musa a.s., "Ataukah belum diberitakan (kepadanya) apa yang ada dalam lembaran-lembaran (Kitab Suci yang diturunkan kepada) Musa? Dan (lembaran-lembaran) Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? (yaitu) bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain." (QS An-Najm [53]: 36-38)

Ziyad r.a. langsung membebaskan paman lelaki tersebut karena alasan yang ia berikan memiliki landasan hukum. Yaitu, ia tidak berkewajiban untuk menanggung dosa yang diperbuat kemenakannya karena setiap dosa adalah tanggung jawab masing-masing pelakunya.

Followers

Blog Archive