Cerita Inspirasi Muslim

Menanam Hikmah Dalam Diri Setiap Muslim

Mencari llmu Seumur Hidup

Al-Manshur bin Al-Mahdi r.a. dari keluarga Dinasti Abbasiyah bertanya kepada Khalifah Al-Makmun, "Apakah baik orang seperti aku mencari ilmu?"

la menjawab, "Meninggal dalam mencari ilmu lebih baik daripada hidup puas dengan kebodohan."

Al-Manshur r.a. bertanya lagi, "Sampai kapan itu baik bagiku?"

la menjawab, "Selama hidup itu baik bagimu."

Menuntut ilmu tidak terbatas oleh usia. Bahkan, Allah SWT menghendaki agar setiap mukmin senantiasa mencari ilmu dan berdoa agar diberi tambahan ilmu, sebagaimana firman-Nya, "...Dan katakanlah, 'YaTuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.'" (QS Thaha [20]: 114)

Rasulullah saw juga telah menganjurkan kepada umatnya untuk giat mencari ilmu hingga maut menjemput, sebagaimana sabda beliau, "Seorang mukmin tidak akan kenyang dari kebaikan yang dia dengar sampai tempat berakhirnya adalah jannah." (HR Turmudzi)

Ibnul Oayyim r.a. meriwayatkan beberapa perkataan para salafush saleh mengenai semangat mereka dalam mencari ilmu, di antaranya adalah sebagai berikut.
  1. Dari Imam Ahmad bin Hanbal r.a. berkata, "Sesungguhnya aku mencari ilmu sampai aku dimasukkan ke dalam kubur."
  2. Al-Hasan ditanya tentang seseorang yang berumur 80 tahun, "Apakah dia masih layak mencari ilmu?" Beliau menjawab, "Jika ia masih layak hidup (maka dia layak mencari ilmu)."
  3. Dikatakan kepada lbnu Bustham, "Betapa semangatnya engkau dalam mencari hadis." Kemudian beliau berkata, "Tidakkah engkau suka kalau aku termasuk ke dalam deretan keluarga Rasulullah saw.?"
  4. Berkata Sa'id bin Jubair rahimahullah, "Seseorang tetap dikatakan alim selama dia tetap belajar. Oleh karena itu, apabila dia meninggalkan belajar dan merasa cukup dengan ilmu yang ada padanya, dia adalah orang yang paling bodoh."

Followers

Blog Archive